4 Alasan Presiden Jokowi Pilih KH Maruf Amin sebagai Cawapres, Nomor 4 Paling Menentukan
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) telah memutuskan bakal Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang akan mendampinginya pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
Presiden Jokowi tidak memilih Prof Dr Mahfud MD yang sebelumnya digadang-gadang menjadi salah satu bakal Cawapres Jokowi.
Presiden Jokowi juga tidak memilih calon dari partai politik (parpol) tertentu.
Jokowi justru memilih calon dari kelompok ulama, yakni Prof Dr KH Maruf Amin.
Ma'ruf Amin saat ini adalah Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Rais Am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Jokowi membeberkan sejumlah alasan memilih KH Maruf Amin sebagai bakal Cawapres.
1. Ulama yang Bijaksana
Menurut Jokowi, Maruf Amin adalah sosok ulama besar yang sangat bijaksana.
Maruf Amin, ulama kelahiran Tangerang, 11 Maret 1943.
"Beliau adalah sosok utuh ulama yang bijaksana," ujar Jokowi saat menggelar jumpa pers bersama pimpinan partai politik pendukungnya, Kamis (9/8/2018) malam.
KH Maruf Amin saat ini adalah Ketua MUI dan juga Rais Am PBNU.
2. Ulama yang juga Politisi dan Negarawan
Selain menjadi seorang ulama dengan sejumlah jabatan, seperti Ketua MUI dan Rais Am PBNU, sosok Maruf Amin juga seorang politisi.
Maruf Amin pernah menjadi wakil rakyat di sejumlah tingkat, mulai dari daerah, tingkat pusat, sampai anggota lembaga tertinggi negara.
"Prof Dr Maruf Amin pernah menjadi anggota DPRD, DPR, dan juga MPR Ri," ujar Jokowi.
Di samping itu, Maruf Amin pun saat ini menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres).
3. Tokoh Kebhinekaan
Prof Dr KH Maruf Amin, selain seorang ulama juga dikenal sebagai seorang yang menghargai kebhinekaan.
Di samping itu, Maruf Amin, juga dinilai sebagai sosok yang sangat paham Pancasila.
"Dalam kaitan dengan kebhinekaan, Maruf Amin juga Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila," kata Jokowi.
4. Disetujui 9 Parpol Pengusung
Di samping memiliki keunggulan atau kelebihan dalam poin 1 sampai 3 di atas, sosok Maruf Amin juga disetujui oleh 9 partai politik (parpol) pengusung Jokowi pada Pilpres 2019.
Jokowi mengatakan, 9 parpol yang sudah menyetujui dirinya berpasangan dengan KH Maruf Amin adalah PDI Perjuangan, PPP, PKB, Partai Golkar, Partai Nasdem, Partai Hanura, Perindo, PKPI, dan PSI.
"9 Parpol sudah menyetujui. Ketua Umum dan Sekjen sudah menandatangani pencalonan. Besok jam sembilan kita akan mendaftar ke KPU, berangkat dari Gedung Joang," ujar Jokowi.
Poin 4 ini tentu sangat menentukan karena sebelumnya, Mahfud MD yang telah diajukan oleh Jokowi tetapi ditolak sejumlah parpol.
Selain menyoroti kelebihan Maruf Amin, Jokowi juga menjelaskan konsep perpaduan kelompok nasionalis dan relijius dalam pemilihan Cawapresnya.
Sementara itu, Ketua Umum PPP Romahurmuzi menambahkan, Maruf Amin adalah politisi yang lengkap.
Sebelumnya, Maruf Amin menjadi Ketua Fraksi PPP DPRD DKI.
"Beliau juga pernah menjadi anggota DPR dari PKB," katanya.
Maruf Amin juga ketua organisasi Islam terbesar di dunia dan Indonesia, yakni PBNU.
sumber: tribunnews
0 Response to "4 Alasan Presiden Jokowi Pilih KH Maruf Amin sebagai Cawapres, Nomor 4 Paling Menentukan"
Posting Komentar