Kondisi Terkini Valentinus Nahak, Petinju Pelatnas Asian Games asal Bali yang Terserang Kanker



Valentinus Nahak, petinju amatir Bali yang sempat mengikuti Pelatnas Tinju Asian games 2018 mendapat perhatian khusus dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI Senin (30/7/2018).

Saat ini, dirinya terbaring lemas di RSUP Sanglah akibat penyakit kelenjar getah bening.

Petinju yang pernah membela Bali dan sukses mendapatkan medali perak di PON 2016 Jawa Barat ini tampak tak berdaya.

Kondisi fisiknya melemah, tubuhnya terlihat kurus, jauh berbeda dari kondisi sebelumnya ketika masih lincah di ring tinju.

Utusan Kemenpora, Asisten Deputi Pembibitan dan IPTEK Olahraga Kemenpora, Washinton langsung menjenguk Valen di RSUP Sanglah.

Uluran tangan Kemenpora segera datang setelah Washinton kembali ke Jakarta bertemu Kemenpora Imam Nahrawi dan melaporkan kondisi kesehatan Valen.

Awalnya, Menpora Imam Nahrowi yang akan menjenguk langsung petinju berusia 22 tahun ini.

Namun, Imam Nahrowi berhalangan hadir dan diwakilkan oleh Asisten Deputi Pembibitan dan IPTEK Olahraga Kemenpora, Washinton.

Ketum KONI Bali I Ketut Suwandi dan Binpres KONI Bali Nyoman Yamadhiputra turut mendampingi utusan Menpora.

Washinton mengatakan Kemepora terus memperhatikan kondisi Valentinus Nahak.

“Dia atlet pelatnas. Kami langsung ditunjuk Pak Menteri untuk melihat kondisinya dan segera kami laporkan ke beliau,” katanya.

Dia menambahkan terkait perhatian Kemenpora kepada Valen, masih akan menanyakan hal tersebut lebih lanjut lagi.

“Biaya kesehatan, tentu sudah ada standar pelayanannya,” katanya.

Washinton tidak menyangka bahwa kondisi Valen bisa seperti saat ini. Karena sebelum bergabung Pelatnas, tentu Valen telah melewati tahapan tes medis yang ketat.

“Yang terlihat tentang kondisi atlet kita akan terlaporkan ke Deputi. Jujur kita sangat prihatin dan heran karena saat masuk pelatnas tentu melewati seleksi kesehatan. Tapi tidak terdeteksi saat itu," terangnya.

Seperti diketahui, Valentinus Nahak dirawat kembali di RSUP Sanglah, Denpasar, sejak dua hari yang lalu.

Julio Bria yang merupakan kakak kandung dari Valentinus Nahak menuturkan, kalau adiknya kini sedang berjuang melawan penyakit kanker kelenjar getah bening.

Kata Bria, tubuh sang adik kini hanya tinggal tulang dan kulit saja usai digerogoti kanker yang dideritanya.

“Tubuhnya sudah gak ada isinya sama sekali, tinggal tulang sama kulit, sedangkan kulitnya itu kalau kita gesek begini terus lama-lama luka, kita bangunin dia saja susah,“ ucapnya saat ditemui di Rumah Sakit Sanglah, Denpasar, Sabtu malam (28/7).

Atlet Tinju Amatir Bali, Valentinus Nahak sedang berjuang melawan penyakit kanker kelenjar getah bening yang dideritanya.

Valentinus Nahak merupakan satu diantara atlet tinju amatir Bali yang mengikuti Pelatnas untuk persiapan Asian Games 2018.

Pada  Mei 2018, ia kembali ke Bali dan semenjak itu ia mulai mendapat perawatan karena penyakitnya tersebut.

Valentinus pun sempat dinyatakan sehat namun ternyata kondisinya justru kian memburuk.

“Iya pernah dirawat di ruang ratna, lalu kita dipulangin katanya sudah sehat. Kita pulang, selama seminggu dia gak bisa makan, dia gak bisa ngapa-ngapain, minum air juga dia mengeluh sakit perutnya, dia sudah malas minum. Makan sih pingin makan tapi karena habis makan itu dia sakit perutnya jadi dia berfikir mendingan dia gak makan biar tidak kesakitan, itu yang membuat dia tambah drop,” ujarnya.

Kondisi Valentinus akibat kanker getah bening membuat atlet tersebut kembali dilarikan ke rumah sakit dua hari yang lalu.

Kala itu, Julio yang baru pulang dari Manado, mengaku langsung shock  dengan kondisi adiknya yang terlihat kurus kering.

“Saya sangat shock setelah pulang dari Manado, dua minggu yang lalu saya masih lihat dia gak separah sekarang, tapi dua hari ini kondisinya sudah sedikit berubah, sebelumnya kasihan sekali lihat dia, sampai segitu parahnya dia. Syukur sekarang sudah berubah, sekarang sudah mau makan, dengan tranfusi darah juga,”katanya

Julio mengungkapkan, sebagai atlet tinju dukungan juga terus diberikan oleh Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Denpasar, Bali maupun pusat.

“Pengurus Pertina Bali sudah bantu, terutama Pertina Denpasar sangat membantu, dan Pertina Pusat, baru dibantu dua hari yang lalu,” ucapnya.

Lebih jauh, ia juga berharap pada pemerintah untuk membantu kesembuhan adiknya tersebut.

“Harapan saya ya bisa bantu untuk kesembuhan adik saya ,” ucapnya

Sementara itu, Ketua Umum Pertina Denpasar, Made Muliawan Arya yang dihubungi Tribun Bali, Minggu (29/7/2018) mengatakan, pihaknya baru mengetahui keadaan Valentinus menderita kanker kelenjar getah bening ketika di Denpasar.

“Kalau mengetahui keadaan Valen kanker ya waktu semenjak di Denpasar, waktu kami bawa kerumah sakit , tapi kalau sakit ya waktu di Manado waktu pelatnas, Valen masuk rumah sakit, cuma kan waktu di tes-tes disana sakitnya belum kelihatan apa itu, jadi masih proses pemeriksaan-pemeriksaan. Setelah kami bawa ke rumah sakit, akhirnya pihak rumah sakitlah yang memberitahu kami,” ucapnya

Ia menambahkan, kala itu, kondisi Valentinus masih bagus saat baru tiba di Bali, namun setelah pagelaran Kapolri Cup yang berlangsung dari tanggal 1- 9 Juli 2018 di Manado, kondisinya semakin memburuk.

“Waktu Valen baru balik ke Bali masih sehat kok,  artinya sakit-sakit perut saja, cuma masih sehat , masih  lihat kita latihan di Renon untuk persiapan ke Kapolri Cup, masih ngobrol sama saya. Belum ada sebulan, tiba-tiba kondisinya ngedrop,” ujarnya

Muliawan mengatakan, pihaknya siap membantu Valentinus semaksimal mungkin, ia berencana menghubungi pihak-pihak yang dirasa bisa membantu kedepannya.

sumber: Tribunnews

0 Response to "Kondisi Terkini Valentinus Nahak, Petinju Pelatnas Asian Games asal Bali yang Terserang Kanker"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel